Penyebab Terkena Diabetes

mengenal faktor-faktor resiko penyebab munculnya diabetes adalah suatu keharusan. Dokter akan membantu membuat diagnosis diabetes sedini mungkin lalu mengobatinya dengan baik. Diantara sebab atau faktor yang menyebabkan kita terkena diabetes adalah :

1. Keturunan

Apabila ayah, ibu, kakak atau adik mengidap diabetes, kemungkinan diri anda juga terkena diabetes lebih besar daripada bila yang menderita diabetes adalah kakek, nenek atau saudara ibu dan saudara ayah. Sekitar 50% pasien dabetes tipe 2 mempunyai orang tua yangmenderita diabetes dan lebih dari sepertiga pasien diabetes mempunyai saudara yang mengidap diabetes.

Pada diabetes tipe 2, bila saudara anda mengidap diabetes tipe 2, kemungkinan anda juga terkena diabetes adalah 90%. Bila salah satu orang tua anda terkena diabetes, kemungkinan 40% anda juga terkena. Apabila kedua orang tua terkena diabetes, kemungkinan anda menderita diabetes lebih dari 50%.

2. Ras atau etnik

Beberapa ras tertentu seperti suku indian di amerika, hispanik, dan orang amerika di afrika mempunyai resiko lebih besar terkena diabetes tipe 2. kebanyakan dari ras-ras orang tersebut dulunya adalah pemburu dan petani dan biasanya kurus. Namun, sekarang makanan lebih banyak dan gerak badannya makin berkurang sehingga banyak mengalami obesitas sampai diabetes dan tekanan darah tinggi.

3. Obesitas

Mungkin obesitas atau kegemukan ini adalah faktor resiko yang paling penting untuk diperhatikan. sebab, melonjaknya angka kejadian diabetes tipe 2 sangat terkait dengan obesitas. Menurunkan berat bdan bukan sekedar soal berdiet, tetapi juga menyangkut perubahan gaya hidup, olahraga dan meninggalkan hidup santai. semua ini harus dilakukan dengan penuh disiplin, kesabaran dan ketekunan.

Pada umumnya dengan menurunkan berat badan glukosa darah juga menjadi lebih baik, bahkan menjadi normal. Perlu diingat bahwa meskipun berat badan menurun sedikit demi sedikit, itu sudah cukup bermanfaat untuk menurunkan kadar glukosa darah dan obat-obatan pun akan bekerja dengan lebih baik.

4. Kurang gerak badan

Makin kurang gerak badan , makin mudah seseorang terkena diabetes. Olahraga atau aktifitas fisik membantu kita untuk mengontrol berat badan. Glukosa darah dibakar menjadi energi, sel-sel tubuh menjadi lebih sensitif terhadap insulin. Peredaran darah lebih baik dan resiko terjadinya diabetes tipe 2 akan turun sampai 50%.

Keuntungan lain yang diperoleh dari olahraga adalah bertambahnya massa otot. Biasanya 70-90% glukosa darah diserap oleh otot. Pada orang tua atau yang kurang gerak badan massa ototnya berkurang sehingga pemakaian glukosa berkurang dan gula darah pun akan meningkat.

5. Penyakit lain

Beberapa penyakit tertentu dalam prosesnya cenderung diikuti dengan tingginya kadar glukosa darah dikemudian hari. Akibatnya pasien juga bisa terkena diabetes. Penyakit-penyakit itu antara lain : hipertensi, radang sendi akibat kadar asam urat dalam darah yang tinggi, penyakit jantung kororner, stroke, penyakit pembuluh darah parifier atau infeksi kulit yang berulang.

6. Usia

Resiko terkena diabetes akan meningkat dengan bertambahnya usia, terutama diatas 40 tahun, serta mereka yang kurang gerak badan, masa ototnya berkurang dan berat badannya makin bertambah. Namun, belakangan ini dengan makin banyaknya anak yang mengalami obesitas, angka kejadian diabetes tipe 2 pada anak dan remaja pun kian meningkat.

7. Infeksi

Pada kasus diabetes tipe 1 yang terjadi pada anak, seringkalididahului dengan infeksi flu atau batuk pilek yang berulang-ulang. Penyebabnya adalah infeksi oleh virus yang dapat merusak sel pankreas dan menimbulkan diabetes.

8. Riwayat diabetes pada kehamilan

Diabetes pada kehamilan atau gestational diabetes dapat terjadi pada 2-5% ibu hamil. Biasanya diabetes akan hilang setelah anak lahir. Namun, lebih dari setengahnya akan terkena diabetes dikemudian hari. Semua ibu hamil harus diperiksa glukosa darahnya. Ibu hamil dengan diabetes dapat melahirkan bayi besar dengan berat badan lebih dari 4 kg, sangat besar kemungkinan si ibu akan terkena diabetes tipe 2 nantinya.

9. Stres

Sukar bagi kita menghubungkan pengaruh stres dengan timbulnya diabetes. Namun yang pasti adalah bahwa stres yang hebat, seperti halnya infeksi hebat, trauma hebat, operasi besar atau penyakit berat lainnya, menyebabkan hormon counter-insulin (yang kerjanya melawan dengan insulin) lebih aktif. Akibatnya glukosa darahpun akan meningkat.

10. Pemakaian obat-obatan

Beberapa obat dapat meningkatkan kadar glukosa darah dan bahkan bisa menyebabkan dabetes. Bila anda mempunyai resiko terkena diabetes, anda harus memakai obat-obatan dengan hati-hati. tanyakan kepada dokter tentang mengganti obat. Obat-obatan yang dapt menaikkan glukosa darah antara lain adalah hormon steroid, beberapa obat anti hipertensi, dan obat untuk menurunkan kolesterol.

Posted on November 6, 2012, in Diabet melitus and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink. 1 Komentar.

  1. bambang prihatnolo

    i like for this information…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: