Asal Mula Penyakit Diabetes Melitus

Diabetes melitus sampai sekarang masih misteri. Penelitian terbaru di Amerika Serikat telah menghasilkan penemuan yang mengejutkan tentang asal mula penyakit diabetes melitus. Para ilmuwan dari Washington University School of Medicine di St Louis menemukan bahwa masalah pengendalian gula darah, yang merupakan ciri khas diabetes melitus, mungkin dimulai dari peradangan usus. Temuan yang dilaporkan pada edisi 16 Februari jurnal Cell Host & Microbe ini berpotensi mendobrak pandangan lama mengenai penyebab penyakit diabetes melitus. Karena insulin diproduksi di pankreas dan gula disimpan di hati, banyak ilmuwan yang telah meneliti organ-organ itu untuk mengetahui penyebab diabetes melitus namun tidak berhasil.

Dalam penelitian tersebut, para ilmuwan mempelajari tikus yang tidak dapat membuat sintase asam lemak (fatty acid synthase/FAS) dalam usus. Enzim itu diatur oleh insulin dan sangat penting untuk pembentukan asam lemak. Tikus tanpa enzim itu mengembangkan peradangan kronis di usus, prediktor kuat diabetes melitus.

Diabetes melitus memang mungkin dimulai di usus Anda, kata peneliti utama Clay F. Semenkovich, MD. “Ketika orang menjadi resisten terhadap insulin, seperti yang terjadi ketika mereka menambah berat badan, FAS tidak bekerja dengan benar, yang menyebabkan peradangan yang pada gilirannya dapat menyebabkan diabetes melitus.”

Perubahan flora usus bertanggung jawab atas terjadinya peradangan tersebut. Tanpa FAS, tidak ada lapisan lendir (mukosa usus) yang melindungi bagian dalam usus. Bakteri-bakteri jahat kemudian dapat menembus ke dalam sel-sel usus, menyebabkan peradangan. Peradangan dan resistensi insulin bertindak saling memperkuat, menjadi sebuah lingkaran setan yang pada akhirnya menyebabkan diabetes melitus tipe 2. Zat inflamasi menyebabkan resistensi insulin dan menghambat produksi insulin, kedua-duanya mengganggu regulasi gula darah. Resistensi insulin pada gilirannya mempromosikan peradangan lebih lanjut.

“Fakta ini menunjukkan bahwa usus berperan penting dalam patogenesis diabetes melitus, yang menjelaskan mengapa banyak penderita diabetes melitus menderita masalah pencernaan. Nyeri perut dan diare merupakan masalah umum di antara mereka,” kata Semenkovich.

Pada langkah berikutnya, para peneliti ingin mengetahui apakah sintase asam lemak yang rusak pada pasien diabetes melitus bertindak dengan cara yang sama seperti pada tikus. Bila demikian, mungkin obat baru dapat dikembangkan untuk mempromosikan sintase asam lemak.

diabetes melitus

Posted on Juni 19, 2012, in Diabet melitus and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink. 4 Komentar.

  1. maaf kalo bleh tau berapa harga obat nya y??

  2. Andrian Martadinata

    tlong kabarin saya secpatnya,terimakasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: