Obat diabet melitus

diabet Menurut para ahli medis tidak dapat di sembuhkan sehingga untuk pengobatannya harus terus rutin konsumsi obatdiabet padahal disisi lain ada Efek samping yang ditimbulkan oleh obat-obatan kimia jika digabung dengan sakit diabet yang menahun akan memunculkan berbagai penyakit lain yang serius seperti misalnya sakit jantung, gagal ginjal, kebutaan, kelumpuhan, dan sebagainya. Dengan makin bertambahnya penyakit komplikasi, makin bertambah pula penderitaan diabet dan keluarganya.

Siapa yang tidak ngeri jika sudah divonis menderita diabet karena dikomunitas pengobatan medis konvensional, diabet merupakan penyakit yang tidak bisa disembuhkan. Bahkan diabet (penderita diabet) bisa kehilangan kaki atau tangannya jika luka gangren muncul.

WHO mencatat, jumlah penderita diabet di dunia pada tahun 2008 mencapai lebih dari 230 juta jiwa. Jumlah itu diperkirakan akan terus meningkat menjadi 350 juta jiwa pada 2025.

Jumlah penderita diabet melitus di Indonesia, diperkirakan mengalami peningkatan dari 8,4 juta jiwa pada tahun 2000 menjadi sekitar 21,3 juta jiwa pada tahun 2030 mendatang. Tingginya angka tersebut menjadikan Indonesia peringkat keempat jumlah penderita diabet melitus terbanyak di dunia setelah Amerika Serikat, India, dan Cina.

Statistik di atas adalah perhitungan statistik untuk kasus-kasus diabet yang diketahui. Nah, bagaimana dengan yang tidak diketahui, jumlah penderita diabet bisa lebih banyak dari itu?!

diabet. Masyarakat awam dan praktisi kesehatan perlu mengetahui bahwa standar pengobatan medis konvensional dalam menangani diabet adalah pemberian obat kimia seumur hidup (karena vonis tidak bisa disembuhkan) serta amputasi tangan/kaki jika ada gangrene. Inilah yang resmi dijadikan standar pengobatan dan diajarkan di komunitas medis konvensional. Karena hal ini resmi dan diajarkan, kesalahan teknik pengobatan ini jadi tidak disadari oleh masyarakat awam bahkan para praktisi kesehatan itu sendiri. diabet.

Jika kita melihat angka-angka statistik di atas, itu berarti ratusan juta diabet (penderita diabet) beresiko menderita komplikasi efek samping dari obat kimia yang diminum seumur hidup dan beresiko kehilangan kaki/tangan jika standar medis konvensional yang banyak errornya tetap diberlakukan.

Untuk membawa perubahan dan menyelamatkan ratusan juta jiwa diabet, kita semua perlu TAHU DAN MENGAMALKAN pengobatan yang benar dalam menangani kasus diabet. Oleh sebab itu dalam menangani dan mengobati diabet harusnya kita menanganinya dengan produk herbal, Menurut dr. Amarullah Siregar, DiHom., DNMed., M.Sc, PhD., Obat herbal memiliki kemampuan memperbaiki keseluruhan sistem tubuh. Hal ini disebabkan kemampuan kerja obat herbal dalam lingkup sel dan molekuler. Sementara obat kimia hanya memperbaiki beberapa fungsi sistem tubuh.

Sementara itu, Dr. Susiani Purbaningsih DEA, ahli Biologi dari Universitas Indonesia, menyatakan bahwa tidak seperti obat kimia, efek samping yang ditimbulkan karena pengobatan herbal, kalaupun ada, sangat kecil. Makanan herbal/ makanan kesehatan alami tidak mempunyai efek sebesar efek kimia. diabet.

Posted on Desember 23, 2011, in Diabet melitus and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: